Senin, 20 Desember 2010

Sedapnya Soup Ayam Cek Nong


Perjalanan saya di Pekan Baru (PKU) masih terus berlanjut. Hari ini saya menemani ponakan saya yang kebetulan sakit dan di rawat di RS Awal Bross PKU. Setelah selesai mengurus sana-sini dan gantian ngejaga (maklum yang sakit baru 9 bulan). Saya akhirnya punya waktu sendiri. Rencanannya pengen nyari makanan yang seru buat sendirian. Niat awal adalah mencari sate padang atau ga mi aceh. Setelah berjalan keluar dari rumah sakit ke arah kanan, saya mengamati satu per satu warung warung pinggir jalan. Belum ada yang sreg. Mau nyebrang ga bisa, karena jalannya di tengah di kasi pagar setinggi 1 meter kayaknya, jadilah hanya bisa jalan di satu sisi. Tak jauh saya berjalan akhirnya saya menemukan sebuah perpisahan jalan, tempat putar balik. Asikkkk bisa nyebrang. Saya pun nyebrang ke sisi yang lain. Berjalan lagi ke arah lampu merah, melewati RS SYAFIRA (mudah2an namanya bener namanya), dan ketemulah suatu tempat makan yang menarik hati saya. SOUP AYAM CEK NONG.

Ahhh mungkin

Kamis, 16 Desember 2010

Analogi Pensil


Seorang teman baru (saya kembangkan sedikit ya koh!) bercerita tentang sebuah analogi kepada saya. Analogi yang baru saya dengar. ANALOGI PENSIL.
Apa sebenarnya analogi pensil? Anlogi pensil bercerita bahwa hidup sebagai seorang fresh graduate adalah bagaikan pensil baru. Pensil yang masih baru banget. Sebuah pensil yang baru banget , pensil yang baru dibeli dari toko. Di toko banyak menyediakan pensil yang bermacam-macam dengan kualitas dan fungsi yang berbeda-beda dan tentunya dengan harga yang berbeda. Ada banyak jenis pensil mulai dari pensil warna ataupun pensil biasa. Pensil biasa pun masih terbagi dalam beberapa kategori. Kalo kita sering menemukan pensil dengan kode H atau misalnya pensil yang sering banget dipakai untuk ujian seperti 2B, itu menunjukkan identitas dari pensil tersebut. Huruf di pensil tersebut punya arti H berarti menunjukkan tingkat kekerasan lead pensilnya, B menunjukkan boldness atau tingkat ketebalan dan F

Rabu, 01 Desember 2010

Yeaayyy Birthday at Home!!!

27 November 2010, yihiiiii... Ulang tahun saya dan saya di rumah. Senang banget. Setelah 4 tahun sejak 2006, saya ga pernah merayakan ulang tahun di rumah sendiri bareng keluarga sendiri. Saya hanya merindukan sebuah kehangatan ketika merayakan ulang tahun di sekeliling keluarga, yang selama 4 tahun harus saya cari sendiri di tengah keriuhan kegiatan perantauan saya sendiri. Banyak hal yang saya lakukan selama 4 tahun ini di tanggal ini, mulai dari merayakan bareng teman dekat dan menerima surprise dari teman dekat, berefleksi sendiri di kamar dengan sebiji lilin (dan yakinlah saya hanya nangis gara-gara homesick), menghabiskan waktu dengan masak bareng dan makan tengah malam di fast food

Selasa, 16 November 2010

Semarang

11 Agustus 2006, saya menginjakkan kaki di tanah ini. Semarang. Masih ingat banget saya nyampe sekitar pukul 3.30 siang. Dulu saya kesini hanya bermodalkan kenalannya saudara saya yang ternyata kakak kelas saya SMA.
Sejak hari itu petualan di Semarang dimulai. Di mulai hanya kenal sama kakak kelas SMA yang beda 3 tahun di atas saya sampai sekarang akrab sama

Minggu, 14 November 2010

Bisakah Berbelok Dulu?

Mengejar Mimpi by Patton

Tak semestinya
Kita berhenti di sini
Masih terbentang luas
Jalan menuju cita

Tak akan pernah
Aku cepat berharap
Cepat ku kan melaju
Meraih berjuta bintang

Sabtu, 13 November 2010

Museum Kretek – Kudus : Dimana Rokok Beristirahat!


Yippie, 11 – 11 – 2010, akhirnya saya akan mempunyai perjalanan Tour De Museum yang pertama. Kali ini saya putuskan untuk ke Kudus. Bukan apa-apa, sekalian ketemu ama teman yang baru mendarat dari Jakarta. Ditemani oleh Rendi Ardinosa (teman galau, hahahha) kami memulai perjalanan dari Jl. Sriwijaya (alamat kosan) Semarang menuju Terboyo buat naik bus ke Kudus. Ongkos naik busa dari Sriwijaya ke Terboyo hanya Rp. 4000/orang. Tapi sedikit perhatian, pastikan anda memberi uang pas ama kernet busnya, atau ga kalo ngasi uang lebih pastikan anda minta kembaliannya, jangan segan-segan buat minta kembaliannya, walau muka bapak kernetnya lebih sangar dari bodyguardnya artis hollywood.

Jumat, 12 November 2010

Tour De Museum

Rencana ini datang begitu saja ketika saya mau meninggalkan Kota Semarang. Saya ngerasa bahwa saya sangat jarang ke museum di provinsi ini hanya ada 2 yang saya kunjungi yaitu Museum Mesjid Agung Jawa Tengah dan Museum Kereta di Ambaraw. See, miskin pengetahuan sejarah! Dan alasan yang lain adalah saya pengen ngeliat apa aja yang ditawarkan oleh museum di Jawa Tengah ini. Alasan terakhir adalah karena saya tidak pernah kepikiran untuk masuk ke museum, dan kalo saya masuk museum pasti sebuah prestasi bagi saya, karena dari kecil pun saya tidak pernah masuk museum. Saya berpikir museum adalah tempat yang sepi dan serem, walaupun berulang kali saya nonton Adam Sandler di film Night at Museum sambil ketawa ketiwi, tetap tidak ngaruh.