Sungguh, sudah jadi sebuah tontonan yang asik melihat remaja masa kini dengan penampilan dan tawa yang segar. Mereka sungguh menikmati masa mudanya. (Plis bukan berarti saya bilang saya sudah tua, walaupun saya memang lebih tua dari remaja) Lihat saja ditempat yang banyak remajanya, sudah pasti tempat itu ramenya bukan kepalang. Mulai dari suara, warna baju, sampai tingkah polah yang rame nan lincah. Di masa peralihan ini memang mereka belum tergolong apa-apa. Dibilang anak-anak, tidak juga, karena mereka sudah terlalu tua untuk itu. Mereka akan ditolak jika mau ikut main odong-odong. Mau dibilang dewasa juga ga. Mereka akan ditolak jika membeli minuman (sedikit) beralkohol di convenience store yang lagi nge-hits itu, karena belum cukup tua (Well, saya lebih suka menyebutkan kata tua, karena untuk bisa beli minuman beralkohol itu bukan dilihat dari “kedewasaan” seseorang tapi dari “angka” yang menunjukkan lama hidupnya seseorang. Harusnya yang beli minuman alkohol harusnya mengerti resiko yang ditimbulkan dari minuman itu, makanya perlu sebuah pemahaman yang lebih “dewasa” dan dalam tentang minuman itu. Saya percaya “ages didn’t guarantee your maturity”. Ok skip! Bisa panjang pembahasannya.)
Jumat, 03 Juni 2011
Minggu, 01 Mei 2011
Tuhan, Minta Uang Jajan Dong.
Ini sebenarnya cerita Kakak Ipar tentang ponakan saya Gaby. Gaby adalah cucu pertama dari keluarga kami. Umurnya sekitar 3 tahun. Ceritanya begini. Papanya Gaby, yang adalah abang saya, sedang ada urusan kerja ke luar kota yaitu Jakarta, beragkat sore jam 17.30 sore.
Sabtu, 23 April 2011
Kedai Kita!
19 April 2011 yang lalu saya ke Bogor untuk alasan profesi, tapi tidak afdol rasanya kalau tidak mencicipi yang asik-asik di Bogor. You know what I mean, its food hunting time. Setelah berdebat lama akhirnya kita memutuskan untuk singgah di Kedai Kita. Teman saya sih sudah pernah kesana, tapi saya belum. Jadilah dia mengalah. Hahaha.
IKO : Serious Food, Seriously Good!
Siang hari, panas, ngantuk, niat pengen rebahan tapi ga bisa, kerjaan numpuk dan lain lain lain. Hah, numpuk deh jadi satu. Biasanya kalo pasti kita bakal milih salah satu dari beberapa solusi ini. Yang pertama : minum, bisa jadi minum kopi, teh, coklat, beer, atau apalah. Yang kedua : cuci muka, bisa jadi cuci muka doang atau cuci muka extra yaitu extra sekalian mandi. Yang ketiga : makan, bisa jadi ngemil, makan rujak, buah, roti atau apalah. Nah kalo saya kemaren lagi ngantuk-ngantuknya tidak tau mau diapain tuh si ngantuk. Pertama, ga punya stok kopi, teh, coklat apalagi beer. Kedua, malas beranjak dari tempat buat melakukan cuci muka. Ketiga, ga ada stok cemilan. Yak jadilah saya hanya menahan rasa kantuk yang sudah mendera sampai otak, hati, pikiran, jiwa dan raga.
Selasa, 12 April 2011
Hot Cocoa Indulgence : Pengganti Kopi
Beberapa minggu yang lalu saya dianjurkan untuk mengurangi minum kopi. Sebenarnya pun dulu saya tidak peminum kopi, tapi berkat skripsi dan beberapa influence dari teman-teman saya mulai minum kopi. Dari awalnya hany kopi susu ke cappucino sampai ke kopi item. Susah lepas dari kopi, ya mungkin. Tapi untunglah saya ga se-addict teman-teman yang lain.
Sabtu, 09 April 2011
Pesta Pora Pancious
Beberapa bulan yang lalu saya dapat hadiah dari Pancious Pancake berkat foto yang saya masukkan ke Fan Pagenya Pancious (klik here). Sebenarnya bukan foto saya, itu foto dua temen saya, dari kunjungan kita ke Pancious Senayan City beberapa bulan yang lalu (klik here). Dan kita dapat hadiah voucher Rp. 300.000. Yippiieee. Thanks a lot Pancious.
Jumat, 18 Maret 2011
Mie Sedap Brokoli Kedele : Kangen Mie instant Seketika
Kebiasaan dirumah memang susah untuk dilepaskan. Beberapa tahun belakangan ini di rumah di Sidikalang ada sebuah peraturan yang dikeluarkan oleh Bapak Wisman Manik dan Ibu Saorlyna Purba (they are my mom and dad, hihihihi) yaitu TIDAK BOLEH ADA MIE INSTANT DIRUMAH, yang berarti tidak bisa makan mie instant. Dulu banget sih kita pernah mengijinkan si Mie instant itu masuk rumah. Pengalaman makan mie instant bangkit lagi di zaman kos-kosan waktu mahasiswa. Ya iyalah yah, siapa anak kos yang belum pernah merasakan nikmatnya mie instant? Plis kalo ada gw pengen kenalan.
Langganan:
Postingan (Atom)